Penyerahan 202 Ribu Bibit Pohon Kopi Arabika Varietas Sigarar Untang

  • 29 November 2018
  • Pemerintahan
PENYERAHAN 202 RIBU BIBIT POHON KOPI ARABIKA VARIETAS SIGARAR UNTANG

Sebanyak 202 ribu bibit pohon kopi arabika varietas sigarar untang rabu ( 28/11/18) kemarin diserahkan kepada 8 kelomok tani dan subak abian oleh Bupati Bangli yang diwakili oleh Kepala dinas pertanian, ketahanan pangan dan perikanan Kabupaten Bangli Ir. I Wayan Sukartana, M.si. yang bertempat di balai subak abian wana sari kenjung desa catur kecamatan Kintamani, Hadir juga dalam kesempatan itu dari Dinas Tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan provinsi bali dan warga subak abian wana sari kenjung.
Panitia penyelenggaran dalam laporannya mengatakan kegiatan penyerahan bibit kopi arabika varietas sigarar untang semula direncanakan pelaksanaanya pada tahun anggaran 2017, karena proses tendernya mengalami kegagalan sehingga tidak dapat dilaksanakan pada tahun 2017 sehingga pelaksanaannya dilaksanakan pada tahun 2018 ini. Dari kegagalan proses tender tersebut maka dinas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan Provinsi Bali melaksanakan penangkaran benih kopi arabika varietas sigarar untang seluas 1 hektar di subak abian wana sari kenjung, Desa Catur Kintamani, sehingga calon petani yang semula batal mendapatkan bantuan benih tahun 2017 dan akhirnya mendapat bantuan benih dari hasil penangkaran di subak abian wana sari kenjung sebanyak 202 ribu bibit pohon untuk 8 kelompok tani atau subak abian, diantaranya subak abian ulian murni sebanyak 31.155 bibit pohon, kelompok manik sedana sebanyak 23.250 pohon, kelompok dana pertiwi sebanyak 23.250 pohon, subak abian mekar bulan kuning sebanyak 23.250 pohon, subak abian lunjangan sebanyak 20.925 pohon, subak abian kerta buana sari sebanyak 15.385 pohon, ubak abian giri puspita sebanyak 22.785 pohon dan subak abian wana sari kenjung yang merumakan sebagai pelaksana penangkar sebanyak 42.000 pohon.
Bupati Bangli dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala dinas ketahanan pangan dan perikanan kabupaten bangli Ir. I Wayan Sukartana, M.si. mengatakan permintaan pasar terhadap kopi arabika asal bali khususnya kintamani setiap tahunnya terus meningkat, hal ini disebabkan karena kopi arabika kintamani merupakan salah satu produk kopi yang diolah secara spesifik yaitu dengan metode pengolahan secara basah, disamping itu kopi arabika asal kintamani memiliki citarasa yang sangat spesifik yaitu memiliki rasa citrus. Ditambahkannya aplikasi dari kebijakan tersebut, pemerintah kabupaten bangli bekerjasama dengan pemerintah provinsi bali khususnya dinas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan provinsi bali kepada subak abian atau kelompok tani telah dibantu sarana produksi, benih dan alsintan baik prapanen maupun pascapanen melalui kesempatan ini kami mengintruksikan agar bantuan tersebut dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik jangan sampai mangkrak atau tidak dimanfaatkan, dan apabila terjadi demikian pihaknya minta kepada kelian subak atau kelompok tani dapat melaporkan kepada petugas lapangan agar dilakukan relokasi kepada kelompok tani atau suak abian yang memerlukan.

  • 29 November 2018
  • Pemerintahan

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita