Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta Lepas Jalan Santi “gerakan Sadar Pemilu”

  • 29 Oktober 2017
  • Umum
WAKIL BUPATI BANGLI SANG NYOMAN SEDANA ARTA LEPAS JALAN SANTI “GERAKAN SADAR PEMILU”
Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupate Bangli, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE didampingi ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli I Dewa Agung Lidartawan,STP.,MP dan Forkompinda Bangli, Minggu (29/10) melepas gerak jalan sehat serangkaian kegiatan pencanangan “Gerakan Sadar Pemilu” Pilkada Serentak Tahun 2018. Acara yang dipusatkan di depan Monumen Perjuangan Kapten Mudita Bangli juga diisi dengan deklarasi komunitas perempuan tolak “Money Politic”. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatan itumengatakan, pihaknya menyambut positif kegiatan yang hari ini dilaksanakan oleh KPU Bangli sebagai bagian dari usaha untuk mensukseskan pelaksanaan event besar yang sudah didepan mata, seperti pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 dan pemilihan DPR dan Presiden pada 17 April 2019 mendatang. Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Bangli tentu siap mendukung untuk kesuksesan dua event besar ini sehingga bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan yakni terciptanya pemilihan umum yang berkualitas di Kabupaten Bangli. Melalui kesempatan ini kita juga Wabup Sedana Arta mengajak masyarakat Bangli untuk bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya, karena satu suara sangat berarti dan akan menetukan nasib kita selama lima tahun kedepan. “Melalui kesempatan ini kita mengajak masyarakat Bangli untuk cerdas memilih pemimpin dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Satu suara akan sangat berarti dan menentukan nasib kita lima tahun kedepan”jelasnya. Sementara itu Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan dua event akbar yang akan membawa pembaharuan peningkatan kualitas demokrasi kita. Yang pertama event Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta pemilihan bupati dibeberapa kabupaten seperti klungkung dan Gianyar yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 juni 2018. Kemudian event pemilu serentak pemilihan DPR dan Presiden yang pertama kali berbarengan yang akan akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019. “Dengan tenggang waktu yang sudah sangat dekat, kita harus mulai berkemas-kemas, mulai mempersiapkan diri menhadapi dua hajatan besar tersebut”jelasnya. Disampaikan juga, di Bangli kita sudah melaksanakan beberapa tahapan, kita sudah menerima dukumen 14 partai politik di Kabupaten Bangli yang sedang dilaksanakan penelitian administrasi. Kami juga sudah melaksanakan perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang lumayan susah karena jarang sekali masyarakat kita yang mau jadi penyelenggara dengan semangat ngayah yang tinggi. Dimana dengan honor yang kecil namun dengan resiko yang besar. “Kalau salah ya resikonya bisa masuk penjara”jelasnya. Namun dengan kerja keras bersama dan dukungan dari pemerintah daerah KPU Bangli sudah hampir menyelesaikan seluruh penyelenggara sampai ditingkat PPS, yang rencananya akan dilantik pada tanggal 7 Nopember 2017 mendatang. Lanjut dia, ada yang menarik dari kita disini, dimana hanya Bangli di provinsi Bali yang hari ini melaksanakan deklarasi komunitas perempuan menolak “Money Politic”. Ini adalah sesuatu yang istimewa buat kita. Kita akan sangat bangga kalau semua komunitas perempuan di Bangli memulainya saat Pilgub mendatang karena apa, karena kalau sudah perempuan kita di Bangli menolak money politic maka kecenderungan akan dilahirkannya pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan berintegritas bukan hal yang mustahil. Kita juga berharap komunitas ini juga mau memantau pelaksanaan pemilu sehingga pemilu yang jujur dan adil bisa terlaksana di Kabupaten Bangli. Sambung dia, target KPU Bangli pada pilkada mendatang adalah mengembalikan kejayaan partisipasi pemilih Bangli kembali menjadi nomor satu di Bali. Karena saat Pileg tahun 2009 lalu, kita menempati peringkat pertama partisipasi terbesar di Bali. Kemarin kita hanya jadi runner up, kalah dari Kabupaten Tabanan. Mudah-mudahan tahun ini dengan kerjasama yang apik dari seluruh stake holder kepemiluan kita akan kembali menjadi yang terbaik. “Melalui kesempatan ini kita berharap dukungan dari seluruh stake holder kepemiluan dan masyarakat untuk bisa mengawal dan mensukseskan jalannya Pilkada yang akan datang. Sehingga masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya degan baik dan partisipasi pemilih di Kabupaten Bangli bisa terus meningkat ”tutupnya.
  • 29 Oktober 2017
  • Umum

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita