Wakil Bupati Buka Musyawarah Kerja Pmi Kabupaten Bangli

  • 26 Januari 2018
  • Umum
WAKIL BUPATI BUKA MUSYAWARAH KERJA PMI KABUPATEN BANGLI

Dalam upaya meningkatkan kiprah PMI di Kabupaten Bangli dan penyampaian program kerja kegiatan PMI Kabupaten Bangli Tahun 2018, serta laporan pertanggungjawaban keuangan PMI Kabupaten Bangli tahun 2017, Jumat (26/1) di gelar acara Musyawarah kerja PMI Kabupaten Bangli tahun 2018. Acara yang di pusatkan di Gedung BMB Kabupaten Bangli dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, Perwakilan PMI Provinsi Bali, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangli Kepala OPD, Ketua PMI Kabupaten, siswa PMR.

Panitia Muskerkab PMI Kabupaten Bangli Ni Made Noviani,Spd melaporkan pelaksanaan kegiatan ini terselenggara atas dasar ADRT PMI, Pokok kebijakan PMI dan rencana strategis MPI provinsi Bai tahun 2015-2020, pokok kebijakan dan rencana kerja dan rencana strategis PMI Kabupaten Bangli tahun 2016-2021. Dengan maksud melaporkan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan PMI Kabupaten Bangli tahun 2017, menyampaikan rencana program kegiatan PMI tahun 2018 dan biaya yang dibutuhkan, meningkatkan pemahaman terhadap kegiatan yang dilaksanakan PMI Kabupaten Bangli, meningkatkan dukungan Pemerintah, Relawan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kepalang merahan, meningkatkan prinsip kebersamaan dan musyarwarah mufakat antara unsur pengurus, staf markas dan UTD serta relawan PMI dalam menetapkan program kerja. Peserta Muskerkab berasal dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Lintas Sektoral dan unsur PMI (pengurus, staf markas dan UTD PMI, PDDI serta relawan PMI Kabupaten Bangli yang terdiri dari Pembina PMR, KSR, TSR dan PMR). Pendanaan kegiatan berasal dari dana PMI tahun 2017, bantuan Hibah pemerintah Kabupaten Bangli tahun Anggaran 2018 untuk rutin markas PMI Kabupaten Bangli. Hasil yang diharapkan dengan dilaksanakan Muskerkab ini adalah meningkatnya pemahaman terhadap kegiatan PMI, meningkatnya dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Kepalangmerahan.
Sementara itu Perwakilan Dari PMI Provinsi Bali I Gusti Lanang Md Rudiarta menyampaikan rasa bangga kepada PMI Kabupaten Bangli karna sudah mampu melaksanakan Muskerkab di awal tahun 2018, kegiatan Muskerkab merupakan yang ketiga dari kabupaten lain. Pada kesempatan yang baik ini ingin kami sampaikan bahwa setiap tri wulan semua rencana kerja sudah dapat dilaksnakan dengan baik. Utamanya pada kejadian atau musibah tanah longsor yang menimpa kabupaten bangli, PMI telah bekerja dengan sangat aktif. Kemudian dari segi pendanaan untuk tahun lalu mendapat dana sebesar dua ratus juta, namun untuk tahun ini turun sedikit sebanyak seratus delapan puluh juta dan mudah mudahan pada bulan dana nanti dapat lebih banyak. “bulan dana itu bukan semata mata untuk mengumpulkan uang semata, namun bagaimana PMI pengurus PMI Bangli untuk bersama sama mensosialisasikan mengajak masyarakat untuk peduli sesama” kata lanang. 
Samapai sat ini kiprah PMI Kabupaten Bangli patut kami banggakan karena sudah mampu mengimplementasikan apa yang menjadi tugas dari PMI, salah satu contoh kejadian dari Erupsi Gunung agung telah secara maksimal mengerahkan tenaga relawannya untuk melaksanakan tugas kemanusian. Satu hal yang mengembirakan untuk PMI adalah telah disahkannya UUD kepalang merahan pada tangga 11 Desember 2017 yang telah ditandatangani 1 Januari 2018 Oleh Presiden dengan urut Satu. Hal ini menjadi hal yang sangat penting karena merupakan payung hukum bagi PMI dalam melaksanakan Program dan Tugas-tugas Kemanusiaan PMI. Dimana awalnya hanya berdasarkan keputusan Presiden dan telah diperjuangkan selama dua belas tahun. “Oleh karena itu dengan adanya UUD yang telah disahkan semakin membuat Kiprah PMI semakin jaya kedepannya dan semua program yang disusun juga harus singkrun dengan program Provinsi” harap Gusti lanang. 
Sambutan Bupati Bangli yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta,SE menyampaiaan Organisasi PMI adalah Organisasi sosial besar dan diakui dunia, telah terbukti mampu melaksanakan tugas pokoknya dibidang kemanusiaan melalui berbagai program kegiatan dari tingkat Pusat hingga ke daerah sesuai dengan amanah Perpres no. 246 tahun1963 tentang perhimpunan palang merah Indonesia. Dalam menghadapi tantangan kedepan PMI dituntut untuk terus berbenah diri baik dari organisasi, manajemen, SDM dan sasaran prasarana untuk menuju kondisi yang memadai dan dicintai oleh masyarakat. Oleh karena itu pihak pemerintah Kabupaten Bangli akan selalu berupaya mendukung program PMI yang sangat mulia baik dalam bentuk bantuan anggaran, personil, mediasi dan fasilitas sarana prasaranan agar pelayanan PMI lebih berkualitas. Lanjut, kedean dalam pelaksanaan tugas PMI agar selalu memegang teguh pada 7 prinsip yaitu Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan dan kesemestaan. Dikaitkan dengan kebhinekaan PMI diharapkan menjadi pemersatu dan perekat Bangsa untuk memperkokoh NKRI dan tidak terafiliasi ke salah satu partai politik. “Dengan dilaksnakannya Muskerkab PMI di tahun ini kami pandang sangat strategis untuk mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan kegiatan yang telah berlalu dan terus berupaya meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat. Dengan demikian diharapkan dimasa yang akan datang PMI selalu menjadi yang tercepat dan tepat sasaran di setiap kegiatan kemanusiaan” Terang Sedana Arta.

  • 26 Januari 2018
  • Umum

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita