Bupati Buka Sosialisasi Penyaluran Bansos Beras Sejahtera

  • 06 Maret 2018
  • Umum
BUPATI BUKA SOSIALISASI PENYALURAN BANSOS BERAS SEJAHTERA

Berdasarkan peratuaran UU Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan merupakan hak asasi manusia yang harus dipenuhi dan salah satunya dengan program bantuan sosiala beras sejahtera. Program beras sejahtera adalah srategi pemenuhan kebutuhan dasar dalam bentuk pangan yang dilakukan secara nasional. 

Dinas Sosial Kabupaten Bangli melakukan sosialisasi bantuan sosial keluarga sejahtera yang bertempat di Gedung BMB kantor Bupati Bangli yang dibuka langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar SH.MHUm.MKn. selasa (6/3/2018). Turut hadir Kadis Capil, Perwakilan Bulog Bangli, Kepala Desa Se Kabupaten Bangli
Kadis Sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta melaporkan dalam rangka meningkatkan efektifitas dan ketepatan sasaran program rastra di ubah dari pola subsidi menjadi pola bantuan soasial pangan. Bantuan ini dapat disalurkan dalam bentuk beras atau disebut sebagai Bansos rastra, diberikan dalam bentuk beras sejumlah 10 Kg dan disalurkan setiap bulan tanpa dikenakan harga/biaya tebusan. “ awalnya rastra diberikan 15 Kg per Keluarga penerima Manfaat (KPM) per bulan dan dikenakan harga Rp. 1600.,/Kg namun sekarang diberikan Bansos rastra diberikan secara gratis “ ucapnya. Program penyaluran Bansos Rastra sendiri untuk di Kabupaten Bangli telah di launching 21 Pebruari yang lalu dimana Sekretaris daerah Kabupaten Bangli sebagai Ketua Tim Koordinasi penyaluran Bansos Rastra yang bertempat di Kantor Bulog Bangli.
Dijelaskannya, bansos rastra bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran dan peningkatan akses masyarakat miskin dan rentan melalui pemenuhan kebutuhan pangan pokok yang menjadi hak dasarnya. Untuk tahu 2018 Kabupaten Bangli menerima bantuan sosial beras sejahtera sebanyak 6.963 Keluarga Penerima Manfaat. dengan ketentuan melalui proses verifikasi dan validasi data yang kongkrit. Kegiatan sosialisasi bansos rastra tahun 2018 ini memberikan pemahaman terhadap penerima bantuan melalui kepala desa masing-masning desa se kabuapten Bangli. Namun, menurut Nengah Sukarta dari jumlah KPM tahun 2018 masih terdapat kurang sinnkronnya data yang dimiliki oleh Dinas Sosial . Selisih tersebut akan terus di validadi datanya.
sehingga tidak ada lagi KPM yang tercecer atau tidak menerima bansos rastra.” Pungkasnya.
Sementara itu Bupati Bangli dalam arahannya meninta kepada para Kepala Desa, Camat agar dapat melanjutkan sosialisasi kepada masyarakat dan program ini bukan merupakan tanggung jawab satu instansi saja melainkan menjadi tangung jawab bersama untuk mensukseskannya dengan demikian diharapkan ada peningkatan kerjasama dan koordinasi antar instansi lembaga dan masyarakat sehingga program ini dapat dilaksanakan dengan tepat waktu dan tepat sasaran, Katanya.

  • 06 Maret 2018
  • Umum

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita