Duta Bangli Kelurahan Bebalang Dinilai Tim Provinsi

  • 18 April 2018
  • Pemerintahan
DUTA BANGLI KELURAHAN BEBALANG DINILAI TIM PROVINSI

Sebagai duta Kabupaten Bangli dalam lomba kelurahan tingkat Provinsi Bali, Kelurahan Bebalang Bangli, Rabu (18/4) dievaluasi oleh tim provinsi. Kedatangan tim penilai yang dipimpin oleh Made Redi Yuliarmawan di Kabupaten Bangli, disambut langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Erik Gianyar, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Lurah Bebalang I Gede Dyana P dan masyarakat Kelurahan Bebalang.
Ketua tim penilai Redi Yuliarmawan pada kesempatan itu menyampaikan, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015, tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, mengamanatkan bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan, perlu dilakukan penguatan kelembagaan, peningkatan motivasi dan swadaya gotong royong masyarakat. Oleh karenanya, untuk menilai keberhasilan pembangunan desa dan kelurahan, perlu dilakukan evaluasi secara terarah, terpadu, terkoordinasi dan berkelanjutan, yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan tingkat regional. 
Sehingga jelas dia, tujuan dari perlombaan kelurahan, sesungguhnya untuk mengevaluasi tingkat perkembangan masyarakat, mendorong penguatan peran lembaga pemerintahan dan kemasyarakatan, serta memberikan penghargaan dan apresiasi kepada masyarakat kelurahan atas prestasi yang telah diraih dalam proses pemerintahan dan partisipasi dalam pembangunan serta inovasi-inovasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karenanya, jelas Redi Yuliarmawan, dalam lomba kelurahan tahun ini, akan dilakukan evaluasi terhadap keberhasilan pembangunan yang terdiri dari 3 (tiga) bidang, meliputi 19 aspek, yakni Bidang Pemerintahan mencakup aspek pemerintahan kelurahan, kinerja, inisiatif dan kreatifitas dalam pemberdayaan masyarakat, kelurahan berbasis teknologi informasi/E-Government serta kelestarian adat dan budaya. Bidang Kewilayahan meliputi aspek identitas, batas, inovasi, tanggap dan siaga bencana serta pengaturan investasi. Bidang Kemasyarakatan meliputi aspek partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat, sebagaimana tertuang dalam data perkembangan profil kelurahan 2 (dua) tahun terakhir, yakni tahun 2016 dan tahun 2017. “Ada 3 bidang, meliputi 19 aspek yang menjadi fokus evaluasi. Mudah-mudahan penilaian ini tidak menjadi beban, tetapi lebih dikmaknai sebagai langkah kongkrit untuk mengadakan perbaikan-perbaikan dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat”harapnya.
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar pada kesempatan itu mengatakan, terkait dengan lomba kelurahan ini, duta Bangli sebelumnya, Kelurahan Kubu pernah jadi yang terbaik ditingkat nasional. Mudah-mudahan apa yang pernah ditorehkan Kelurahan Kubu, bisa diikuti oleh Kelurahan Bebalang untuk bisa jadi yang terbaik. “Beberapa tahun sebelumnya, pada ajang yang sama, duta Bangli Kelurahan Kubu pernah jadi yang terbaik ditingkat nasional mewakili Provinsi Bali. Mudah-mudahan prestasi itu bisa menular, sehingga Kelurahan Bebalang bisa jadi yang terbaik ditingkat provinsi dan mewakili Bali ditingkat nasional”haranya.
Selain itu, Bupati Made Gianyar juga mengatakan, apapun kegiatan ataupun program yang dijalankan pemerintah, tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Sama seperti penilaian lomba kelurahan ini, tujuan akhirnya juga kesejahteraan, angka kemiskinan menurun, pendidikan meningkat dan ketersediaan lapangan pekerjaan. 
Ditambahkannya, penilaian merupakan sebuah proses, sama seperti orang bersekolah, setiap hari mengikuti intruksi guru, setiap hari belajar dan pada saatnya harus ada evaluasi. Sehingga dalam evaluasi ini, kita bergerak bukan saja untuk lomba, keseharian kita bergerak, pendidikannya bergerak, ekonominya bergerak, lingkungan hidupnya bergerak, semua komponen bergerak. Dari pergerakan itu, semua sudah diadministrasikan. Dalam penilaian ini semua administrasi sudah dilaporkan dan ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan oleh tim penilai. Tujuan verifikasi ini tentu untuk memastikan apakah sudah nyambung apa yang dilaksanakan dengan apa yang dicatat. “Kita lihat, Kelurahan Bebalang punya dua keunggulan. Pertama keunggulan Wisata Spiritual Tirta Sudamala dan Kawasan agro serta keunggulan dibidang ekonomi, adanya potensi pembibitan sapi. Mudah-mudahan dua keunggulan tersebut bisa mengantarakan Kelurahan Bebalang menjadi yang terbaik tahun ini”pungkasnya.

BANGLI-PROTOKOL

  • 18 April 2018
  • Pemerintahan

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita