Bupati Bangli Made Gianyar Resmikan Bumdes Bersma Santhi Sedana Kecamatan Bangli Dan Sejahtera Mandiri Kecamatan Tembuku

  • 18 Januari 2017
  • Umum
Bupati Bangli Made Gianyar Resmikan BUMDes Bersma Santhi Sedana Kecamatan Bangli DAN Sejahtera Mandiri Kecamatan Tembuku
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa melalui penguatan ekonomi pemberdayaan masyarakat desa Rabu (18/10) digelar acara peresmian Bumdes bersama yaitu Santhi Sedana Keamatan Bangli dan Sejahtera Mandiri Kecamatan Tembuku. Acara yang dipusatkan dib alai Br. Desa tradisional Penglipuran dihadiri oleh Bupati Bangli, perwakilna dari otoritas jasa Keuangan (OJK)  Wilayah Bali Nusra, Direktur Kredit BPD Bali, Perwailan PMD Provinsi Bali, Kadis PMD Kabupaten Bangli, Kepala Cabang BPD Cabang Bangli Camat Tembuku, Bangli dan Susut serta pengurus Bumdes.
Kepala Dinas PMD AA Riana Putra melaporkan Kegiatan ini adalah salah satu amanah berdasarkan surat edaran menteri No. 134 bulan juli tahun 2012 kemendagri yang intinya adalah bagaimana untuk pengakhiran program PMPN mandiri pedesaan yang didalamnya tersurat dan tersirat utnuk dilaksanakan penataan asset PNPM baik fisik maupun non fisik termasuk yang ada di kecamatan. Berikutnya asset tersebut dimasukan ke dalamtata kelola pemerintahan di Desa yang akhirnya di perdeskan untuk selanjutnya dipelihara maupun ditingkatkan. Berikutnya adalah menindak lanjuti perintah pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Bangli yaitu bagainan mengamankan aset PNPM yang tersebar di seluruh Kecamatan Kabupaten Bangli sesuai dengan peratutran yang ada dan menjabarkan konsep pemikiran yang disamapaikan maka akhirnya dibentuklah badan usaha yang diawali dari kecamatan dengan Bumdes bersama. “Tujuannya adalah penguatan ekonomi pedesaan, dengan mengamankan asset milyaran rupiah menjadi terpimpin diberdayakan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa.” Terangnya.
Direktur kredit BPD Bali Ibu Nym Srianingsih menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangli karena telah mengalami proses peningkatan yang sangat signifikan dari berbagai sektor. Data yang kami miliki BPD CaBang Bangli awalnya paling rendah sekarang BPD Cabang bangli sudah berada diatas cabangUbud, seririt dan bahkan sudah diatas cabang Klungkung. Tentunya hal tersebut tidak terlepas dari keprcayaan oleh masyarakat Bangli. Sesuai dengin Visi dan Misi dari BPD Bali yaitu meningkatkan kinerja organisasi dan meningkatkan daya saing program kemitraan dan kontribusi pada daerah untuk kepedulian lingkungan yang salah satunga di implementasikan dalam bentuk CSR Bedah rumah. Sehingga sejalan dengan program pemerintah yang ingin menurunkan kemiskinan baik di Bali khususnya di Kabupaten Bangli. Bank BPD Bali adalah mitra baik LPD, BUMD maupun dari masyarakat UMKM dan badan usaha desa yang modalnya dari Desa. Dengan tujuan untuk meningkatkan dan mendorong perekonomian di tingkat desa. “Oleh karean itu sesuai dengan kesepakan MoU yang isinya tentang kejasama pemanfaatan jasa antara Bank BPD Bali dengan badan kerjasam antar desa untuk kecamatan bangli dan tembuku sudah menjadi kewajiban kami untuk memberi pelayanan yang terbaik sihingga terjalin hubungan emosional yang bersinergi dapat terus ditingkatkan” terangnya.
Perwakilan Otoritas Keuangan (OJK) wilayah Bali Bapak Nasirwan menyampaikan selamat atas di resmikannya Bumdes bersama ini. Pendirian BUmdes adalah salah satu kajian yang mendalam dilakukan oleh Kementerian Desa dimana merupakan salah satu penjabaran dari program pemerintah membangun dari pinggir. “Bumdes adalah salah satu alat dari badan usaha lainya yang sudah ada yang diharapkan mampu meningkatkan roda ekonomi masyrakat mengoftimalkan potensi-potensi yang ada  melalui koordinasi mulai dari Bupati, Camat dinas terkait termasuk lembaga yang konsen dengan pembangunan masyarakat desa utamanya BPD dalam hal ini” terangnya. Lanjut peran kami di OJK sebagai lembaga baru dalam otoritas jasa keuangan terkait dengan fungsi OJK yaitu sebagai pengawas yang mengaturseluruh sektor jasa keuangan mulai dari Bank, asuransi, jual beli sahan dan terkait dengan investasi pasar modal. “Tak kalah pentingnya peran OJK adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat paham dengan berbagai produk jasa keuangan, kaitanya dengan pengaduan permaslahan yang sering dihadapi oleh pengguna jasa keuangan merek harus mengadu kemana sehingga OJK hadir untuk memberi pelayan akan hal itu. Tetu sesuai dengan prosedur yang ada” tambahnya. Kaitanya dengan Bumdes bersama ini yang sejalan dengan tugas OJK yaitu upaya pengembangan usahanya, bagaimana memperoleh permodalan untuk pengembangan ushanya dan edukasi tentang analisa keuangan baik pembukuan dan sebagainya OJK siap hadir didalamnya, sehingga cita-cita meningkatkan kesejahteraan masyarkat desa bisa tercapai.
 
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar menyampaikan seiring berjalannya waktu tangan terus mengayung, kaki juga bterus melangkah tentunya semua itu diorientasikan untuk kemajuan. Oleh dunia disepakati ciri atau indicator kemajuan yang alat ukurya adalah  Indeks Pembanguan Manusia (IPM) yang pertama adalah Penidikan, dimana didalamnya terdapat cirri manusianya terdidik atau tidak, bagaimana warga yang ada di desa bersangkutan pendidikannya bagus atau tidak. Salah satu cirinya adalah Bagaimana reaksi anak ketika tidak disekolahkan, kalau menangis tidak disekolahkan berarti sudah mengarah ke kualitas manusia yang lebih baik begitu juga orang tuanya apa bila akan malu jika anaknya tidak sekolah juga menjadi indicator peningkatan IPM. Indikator kedua adalah kesehatan dimana indikatornya adalah harapan hidup yang mana dibali angka harapan hidupnya adalah di angka 71 tahun. Berikutnya adalah bagaimana edukasi kepada masyarakat tentang reproduksi, untuk menekan angka kemataian bayi yang berpengaruh pada angka harapan hidup. Berikutnya IPM itu tidak kalah pentingnya adalah ekonomi yang ditandai dengan otaknya cerdas, badannya sehat dan kantongnya tebal. Untuk saat ini ada tren baru sebagai indikatoe desa bisa dikatakan maju apabila sudah memiliki bumdes, berikutnya jalan atau tidak bumdesnya sehingga usahanya sesuai dengan potensi desa itu sendiri sehingga tujuan akhirnya adalah bagaimana menggerakkan perekonomian di pedesaan dengan bekerjasama dengan badan keuangan seperti BPD dan lainnya. Sesuai dengan motto pembangunan di kabupaten Bangli yaitu membangun Bangli Dari desa  membangun desa dari keluarga dengan cirri digelontorkannya uang ke desa mellui ADD. Sehingga dengan konsep bahagia desanya maju kotanya bisa terwujud karena infrastruktur baik jalan  hotmix sudah masuk kepelosok desa. “kepada pengelola bumdes agar dikelola secara serius, kalo ada kendala tanyak badan pengelola keuangan baik BPD, OJK dan lainya sehingga peran bumdes bisa menjadi penopanga kesejahteraan masyarakat Desa” tegas made Gianyar.
  • 18 Januari 2017
  • Umum

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita