Pemerintah Kabupaten Bangli Muspayang Bakti Penganyar Di Pura Agung Gunung Raung Taro Kajo Gianyar

  • 23 Desember 2016
  • Umum
Pemerintah Kabupaten Bangli Muspayang Bakti Penganyar di Pura Agung Gunung Raung Taro Kajo Gianyar
Diawali persembahyangan bersama Sebagai wujud Syukur atas karunia Ida Sanghyang Widi Wasa Tuhan Yang Maha Esa Kamis (22/12)  Pemerintah Kabupaten Bangli yang dipimpin Sekda Kab.Bangli Ir Ida Bagus Gede Giri Putra ,Pimpinan SKPD beserta jajarannya  dilingkungan pemerintah Kabupaten Bangli  serta Prajuru adat pura dan warga setempat muspayang bakti penganyar kepada Ida Betara  yang berstana di Pura Agung Gunung Raung Desa Pakraman Taro Kaja Gianyar,
Manggala Karya yang juga Bendesa Pakraman Taro Kaja I Made Wisersa, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangli sampai terlaksanya bakti penganyar dan berharap semoga Pemerintah Kabupaten Bangli selalu diberkati oleh ida betara yang berstana di Pura Agung Gunung Raung  dalam menjalankan tugas melayani masyarakat , Bangli aman,tentram dan sejahtera.   Puja Wali di Pura Gunung Raung kali ini nyejer selama 21 hari yang telah dilaksanakan sejak saniscara wage perangbakat 10 Desember sampai dengan sukra wage wayang 30 Desember 2016 merupakan piodalan rutin enam sasih sekali setelah dilaksanakan sekali ageng karya dalam kurun waktu satu tahun dengan tujuan untuk kerahajengan dan  kerahayuan jagat Bali. Terlaksananya Puja wali kali  murni berkat punia pemedek yang tangkil serta punia dari 30 desa pakraman /desa Amunduk Taro/Amunduk gunung lebah merupakan pengayah  karya yang turut serta bahu membahu bersama 480 kk pengempon pura hingga terlaksananya puja wali “ ungkap Made Wisersa”
 
Sekda Bangli Ir Ida Bagus Gede Giri Putra menyampaikan Bakti penganyar yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangli hari ini selain merupakan kewajiban terhadap pura Agung Gunung Raung juga merupakan salah satu wujud syukur kepada para Ida Betara yang berstana di pura tersebut, karena  berkat karunianya kita telah diberi kejahteraan, kedamaian dan yang paling penting adalah bagaimana peran pemerintah dalam pengayoman dan kepedulian terhadap umat beragama, yang diwujudkan dalam bentuk syukur dengan persembahyangan bakti penganyar. “tentunya dengan persembahyangan ini kita menginginkan apa yang menjadi tanggung jawab pemerintah dapat kita jalankan sesuai harapan baik pembangunan di segalaa lini yang akhirnya berujung pada kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangli dapat terwujud” ungkap Giri Putra.
Adapun wewalungan yang dipakai dalam bakti penganyar yaitu bebek sebulu-bulu dan babi sebagai serana bakti pebangkit. dari rangkaian upacara ngayarin kali ini disertai pementasan tarian sakral  baris tombak,baris gede ,rejang , pendet dan wayang gedog dari Desa Taro yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka Gunung dari geriya Brasela Payangan Gianyar..
  • 23 Desember 2016
  • Umum

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita