Diskusi Outlook Ekonomi Bangli Tahun 2011 Bersama Undiknas, Pemda Bangli, Bisnis Radio, Radio Global, Radio Genta, Bali TV.
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Diskusi Outlook Ekonomi Bangli Tahun 2011 Bersama Undiknas, Pemda Bangli, Bisnis Radio, Radio Global, Radio Genta, Bali TV.

K
Admin Bangli
02 February 2011
820 Dilihat
Diskusi Outlook Ekonomi Bangli Tahun 2011 Bersama Undiknas, Pemda Bangli, Bisnis Radio, Radio Global, Radio Genta, Bali TV.

Dalam upaya mengali potensi outlook ekonomi Kabupaten Bangli tahun 2011,  pada Hari Jumaat (21/01) kemarin dari fakultas UNDIKNAS beserta Pemkab. Bangli, media Bisnis Banli, Radio Global, Radio Genta  dan Bali TV, menyelenggarakan acara diskusi yang di selenggarakan di gedung dinas Kesehatan Pemkab. Bangli. 
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bangli yang diwakili oleh Bapak Asisten II, Ida  I Dewa Made Rai Mahaputra sebagai Narasumber, Dekan Fakultas Ekonomi UNDIKNAS Prop. Dr. IB Raka sebagai Moderator, Kepala BAPEDA, Ketua Gapensi Bangli, Ketua PHRI Bangli, SKPD terkait, pengusaha Hotel Restauran, pelaku bisnis dan pariwisata di Kabupaten Bangli.
Dalam sambutan Bupati Bangli yang diwakili oleh Asisiten II menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acar tersebut dan berharap isi dari bahasan atau diskusi bisa membawa Bangli kedepan lebih baik karena mengingat Bangli mempunyai potensi yang kurang lebih sama dengan daerah atau kabupaten lainyang juga bersumber dari pertanian industri dan pariwisata. Pergerakan UKM di bidang Kopi luwak, dan pariwisata harus lebih di tingkatkan karena ”Pariwisata adalah industri tanpa Cerobong asap” Menurut Bupati Bangli sehingga harus betul-betul  dikelola secara baik dengan harapan kedepan dapat menyerap tenaga kerja yang lebih banyak selanjutnya Bupati juga mengharapkan acra ini menjadi inspirasi untuk perubahan Bangli kedepan.
Dalam diskusi tersebut banyak hal yang disampaikan baik saran dan permohonan kaitanya dengan pengembangan outlook ekonomi bangli kedepan diantaranya dari Wayan Matik yang mengharapkan Kepada Media untuk tidak Bosan-bosan mengexpose Bangli, Membangun data Base dan selalu meng Update untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan dalam mendukung ekonomim kerakyatan. Dari ikatan Pariwisata Batur Ketut Wiyadnya menyampaikan keinginan membangun wisata kerakyatan yang memanfaatkan potensi Desa Back To Nature. Dari Ketua KADID Mangku Dinamika meminta agar pemerintah lebih tanggap terhadap Inpestor yang ingin berinpestasi di Bangli, juga memperhatikan KDRT tentang tata Ruang Sehingga tetap ada kebijakan kerakyatan. Dari Pengusaha Kopi Pak jamin dan Ibu Santi menyampaikan hal yang sama yaitu Meminta adanya pasar oleh-oleh Khas Bangli, bagaimana Kopi bangli yang sudah mendunia bisa dijual oleh orang bangli bukan oleh orang asing. Dari pengusaha restaurant Nym Ardika menyampaikan bagaimana meningkatkan status kunjungan wisata ke Kintamani tidak hanya untuk makan dan kencing saja tetapi bisa tinggal lebih lama, juga mempersiapkan dan menata infrastruktur untuk mengantisipasi kemacetan di masa yang akan datang. Hal senada juga disampaikan Ketua PHRI Bangli Ketut Putranata agar pembangunan fisik harus dipersiapkan secara matang sehingga tidak terjadi kesembrautan dimasa yang akan datang seperti daerah lain. Dari tokoh pelaku pariwisata juga mengusulkan agar dinas pariwisata dipindahkan ke Kintamani kaitanya dengan kontroler dan pelayanan yang lebih baik. 
Dalam tanggapan Bapak Ida  I Dewa Made Rai Mahaputra sebagai narasumber menyampaikan persaingan persaingan yang ada baik harga dan yang lainya hendaknya disikapi secara sehat dengan mengupayakan adanya nilai lebih yang bisa ditawarkan tentunya dengan mempertahankan kualitas, Trik dalam membangun kewirausahaan harus jeli melihat peluang pasar apa yang berkembang dan jatidiri dari daerah tersebut tentunya perlu meningkatkan iklim investasi yang mendukung yaitu suasana yang kondusif olehkarena itu peran serta pemerintah dalam memberi penyuluhan dan sosialisasi sehinga dapat meningkatkan perekonomian.
Dalam kesempatan yang sama Kepala BAPEDA juga menyampaikan tanggapanya bahwa mengenai permintaan pasar seni masih dalam pengkajian sedangkan soal citra juga sudah berangsur-angsur membaik denganh upaya memberi sosialisasi dan studi banding ke tempat wisata yang sudah lebih maju seperti Tanah lot dan Bedugul, Untuk pemindahan Dinas Pariwisata memang sudah menjadi rencana Bupati Bangli tetapi masih menentukan tempat mana yang cocok untuk lokasi tersebut sehingga pengembangan pariwisata kintamani bisa lebih ditingkatkan statusnya tidak hanya datang makan dan perdi tetapi bisa berada lebih lama bahkan berinvestasi di Bangli.(Humas Bangli)

Bagikan Berita Ini: