Tingkatkam Kesejahteraan Keluarga Kurang Mampu,Dinsos Beri Pelatihan dan Salurkan Mesin Jahit
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Tingkatkam Kesejahteraan Keluarga Kurang Mampu,Dinsos Beri Pelatihan dan Salurkan Mesin Jahit

K
Admin Bangli
16 November 2017
428 Dilihat
Tingkatkam Kesejahteraan Keluarga Kurang Mampu,Dinsos Beri Pelatihan dan Salurkan Mesin Jahit

Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Sosial memberikan pelatihan keterampilan menjahit. Pelatihan diberikan untuk menciptakan wirausaha dari keluarga kurang mampu, sehingga menjadi mandiri dan mampu mengangkat ekonomi keluarga untuk mencapai kesejahteraan. Pelatihan yg sudah dilaksanakan dari tanggal 18 September sampai dengan 16 Nopember 2017 ditutup Bupati Bangli I Made Gianyar SH.MHum dan sekaligus menyerahkan secara simbolis mesin jahit di Museum Gunung Api Batur Kamis (16/11)

Selain memberikan keterampilan, Dinas Sosial juga memberikan sarana dan prasarana. Seperti yang disalurkan pada tahun ini sebanyak 40 mesin jahit.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta mengatakan pelatihan digelar selama 40 hari yang sudah dilaksanakan dari tanggal 18 September sampai dengan 16 Nopember 2017 pelatihan menjahit khususnya membuat pakaian adat Bali. 
Sebanyak 40 orang peserta dari keluarga miskin di 4 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangli mendapat pelatihan menjahit hingga bisa. Mereka juga diberi sarana berupa mesin jahit, sehingga setelah pelatihan bisa langsung membuka usaha. “Minimal mereka setelah pelatihan ini bisa membuat baju mereka sendiri, sehingga tidak lagi perlu mengupahkan. Apalagi bisa membuka usaha,” ungkapnya.
Seusai penyerahan mesin jahit Bupati Bangli I Made Gianyar SH.MHum mengatakan program- program Pemerintah Kabupaten Bangli adalah berorientasi kemiskinan salah satunya adalah diadakan pelatihan menjahit dimana nantinya bisa bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan syarat orang miskin adalah bekerja serta berusaha untuk itu pihaknya berharap para peserta pelatihan agar bersungguh sunguh mengikuti pelatihan dan bantuan yang di berikan di gunakan sebaik-baiknya.

Dan diharapkan juga I Made Gianyar mereka yang sudah mengikuti pelatihan ini dapat menyalurkan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat lainnya. Pasalnya program pelatihan ini diakuinya tidak bisa diberikan kepada seluruh masyarakat. Setidaknya berbagi ilmu dan pengalaman, sehingga mereka yang memiliki keterampilan menjahit ini akan bertambah,” ucapnya. bantuan yang diberikan kepada peserta pelatihan berupa mesin jahit, ditegaskan Made Gianyar juga tetap dievaluasi, Jika dinilai tidak berjalan dengan baik, maka bisa saja bantuan yang diberikan ditarik dan dialihkan ke masyarakat lain yang memiliki motivasi untuk berusaha.

Bagikan Berita Ini: